Perpanjangan sim online

Sim A saya kapan lalu expired date nya tanggal 22 januari 2025,kebiasaan langsung perpanjang offline, jadinya saya santai dong ya. Tapi tetiba mendapat inspirasi, kenapa tidak mencoba online? Apalagi paksu sudah mempunyai pengalaman ngurus online dan tidak ada masalah.
Akhirnya tepat seminggu sebelum jatuh tempo, saya coba ngurus online. Intinya dadakan deh pas itu, saya juga ga tau apa aja yg mesti disiapkan selain ktp dan sim lama.
Untuk mengurus sim online, kita apply nya lewat apps Digital Korlantas,lalu seperti apps apps lainya,kita wajib register. Kalau sdh pernah punya akun nya, ya silakan login saja.
Di dalamnya ada pilihan SIM,STNK,ETLE, dan NTMC (untuk ETLE dan NTMC , layanan nya belum tertulis belum tersedia, jadi saya ga bisa jelaskan itu buat apa wkwkw)
Nah, karena mau perpanjang sim, ya kita pilih SIM ya, lalu Perpanjangan SIM. Setelah itu , pilih mau SIM A atau SIM C, dan selanjutnya kita mulai mengunggah foto E-KTP, foto sim , foto tanda tangan (jadi kita tanda tangan memakai bolpen tinta hitam, di atas kertas putih polos), serta pas foto latar belakang biru dengan ukuran 480x640 pixel. Ukuran pixel masi bisa saya atasi dengan program Paint di laptop. Foto dengan latar belakang biru ini yang sesuatu.
Bingung lah saya cari cari ada apa ya yg bisa dijadikan background foto berwarna biru. Entah ini saya kebanyakan ide nyeleneh atau ini yang dinamakan kepepet, mata saya tertuju ke matras yoga warna biru, kayaknya itu satu satunya objek biru yang cukup luas di rumah saya.Setelah ambil, mikir lagi, trus gimana caranya supaya ini matras bisa berdiri tegak? karena posisi saya sendirian di rumah ini, jadi ga ada yang bantu megangin. Mata ngelirik kanan kiri,berhenti di sofa, aha!  Matrasnya saya senderin ke sofa, lalu saya duduk lesehan di bawah bersandar ke sofa huahahahaha

Setelah semua file berhasil di upload, masih ada tes tes yang kamu harus jalani ya ferguso... tes kesehatan dan tes psikologi. Tes kesehatan di web E-Rikkes, berupa pertanyaan dengan pilihan jawaban YA dan TIDAK. Dahulunya si paksu melakukan tes kesehatan dengan melakukan janji temu di polres yang ada di option, saya pun ada ditanya oleh apps nya, mau janji temu tanggal berapa? saya pilih tanggal 18 januari, dan disetujui dengan jawaban akan menerima email konfrmasi. 
Untuk tes psikologi di web E-Ppsi, terdiri dari 4 bagian, tes sebab akibat, tes visual, tes kepribadian dan tes psikomotorik. Tes sebab akibat lebih ke arah logika, untuk tes visual menggunakan gambar gambar, tes kepribadian semacam bertanya tentang respon kita terhadap suatu kejadian, sedangkan psikomotorik menguji kecermatan kita. Tes psikologi ini memakan waktu agak lama, apalagi bagian psikomotorik, astaga... yang namanya mata ini bagai ada spiral bergoyang goyang macam di komik komik.
Tes di gambar ini, kita disuruh cari angka yang tidak ada di setiap nomernya. Angka yang diperlukan tertera di tabel merah, nah di tiap nomer,angka mana yang kaga ada? Itu jawabannya. Total sekitar 400 soal untuk pertanyaan psikomotorik ini
Kalau ini tes visual, kebanyakan disuruh memperhatikan pola pola.

Singkat kata, tes sudah dilakukan, file sdh diupload, tinggal submit dan bayar. sebelum membayar, akan ada pilihan , jika sim sdh jadi, akan dikirim ke rumah atau diambil sendiri polres terdekat? Saat itu entah errror dimana, ada pilihan poltabes Denpasar tapi tidak bisa dipilih, hanya polres Jembrana untuk pulau Bali. ya sudahlah saya pilih pengiriman via pos saja.selanjutnya akan ditotal bersama onkir, bayar ke Virtual account Dirkorlantas di bank BNI.

Begitu submit,status tertulis proses (0%). saya pun mengecek email untuk mengetahui kemana saya harus pergi untuk tes kesehatan offline, ternyata email yang saya terima hanya konfirmasi tanggal tanpa ada tulisan kemana saya harus pergi. Tunggu punya tunggu, email yang dinanti tak kunjung datang. Saya pun inisiatif mengkontak E-rikkes, dan dirkorlantas melalui nomer callcenter dan emailnya, tapi tak ada jawaban sampai di tanggal 18 itu.

Nekat aja lah tanggal 18 itu saya ke Poltabes Denpasar, karena paksu dulu kesana untuk tes kesehatan. Saya ke bagian kliniknya, saya infokan saya terima email untuk tes kesehatan tapi tidak disebutkan mesti kemana. satu sisi lagi, saya sudah menerima konfirmasi dari E-rikkes bahwa saya sudah lulus tes kesehatan, jadi sebenernya saya mesti tes lagi atau ga?
Mereka yang di klinik juga jadi bingung, dan mereka berujar "kami sudah lama ga melayani tes kesehatan untuk perpanjangan sim, semuanya di oper ke RS Bhakti Rahayu" NA LHO!
"coba ibu tanya langsung ke bagian perpanjangan sim'

Langsung sat set  saya jalan menuju area perpanjangan sim, nemuin dua bapak berseragam polisi yang jadi 'resepsionis' disana. Saya ceritakan ulang mengenai tes kesehatan yang bikin bingung itu, si pak polisi minta saaya menunjukkan status sim saya di apps, "ini sudah 40% bu, berarti sudah beres, tinggal tunggu aja infonya kalau sudah siap ambil"
Lega dengernya.....

Ternyata kelegaan saya itu bukan berarti beres wkwkwkw
Nungguin itu angka 40% kaga maju maju sampai 10 hari, sudah gitu ketambahan libur Israj Miraj yang gabung dengan Tahun Baru Imlek. sampai akhirnya tanggal 5 februari, tetiba ada notif di apps Dirkorlantas nya, kupikir info sudah beres. Ngarep dari 40% melesat jadi 80% dengan status sudah terkirim. Tapi ternyata oh ternyata, aku diminta upload ulang foto dong, dengan penekanan background warna biru TUA. mungkin yoga mat ku sudah sekucel dan se-mbulak itu, sampe Dirkorlantas pun enggan memproses fotoku huahahahaha
Langsung gercep mikir lagi, mesti foto dimana ini. satu satunya backgound biru di rumahku ditolak. akhirnya kupakai saja pas foto yang kapan lalu foto di studio untuk keperluan apply visa, minta si adik tercinta ,meski dirinya berada di singapore, untuk edit mengedit warna background dan baju, karena bajunya kebetulan warna biru di pas foto itu.
Setelah si adik membereskan edit mengedit dalam waktu 30 menit, ku upload ulang foto baru ku.
Langsung dong ga sampe itungan jam, status jadi 60%. aghhh dodol, jadi selama ini kepending karena masalah foto?!
Ga sampai seminggu setelah saya upload ulang foto saya, sim saya tiba dengan selamat ^^
Jadi ingak ya saudara saudari yang mau perpanjang sim online, background foto kalian, pilih warna biru tua!

Semoga perpanjangan sim online ini bisa dilakukan lebi cepat lagi.
Oya, total pengeluaran untuk SIM ini 57500 untuk tes psikologi plus 124500 untuk SIM termasuk onkir Jembrana ke Denpasar.
Dihitung sangat mahal kalau termasuk jasa edit tenaga kerja dari Singapore, untung gretongan.

Perpanjangan sim online ini selain ngetes kesehatan, dan ngetes psikologi ku, juga mengetes kesabaranku...
Untung lulus semua....

Si Trungtung

Suzuki ST20 berwarna merah itu menjadi saksi perjuangan hidup orang tua ku. Mobil itu adalah mobil pertama yang berhasil dibeli oleh papaku ...